Tag Archives: kegemukan

Faktor Penyebab Kegemukan

Faktor Penyebab Kegemukan

Faktor Penyebab Kegemukan

Faktor Penyebab Kegemukan dibagi menjadi dua jenis, yaitu kegemukan oksigen dan endogen. Kegemukan eksogen lebih mudah penangananya, karena faktor penyebabnya kelebihan makan atau kurang gerak. Adapun kegemukan endogen faktor penyebabya banyak dan berkaitan dengan hormonal serta ada kecenderungan gemuk, tapi bukan karena keturunan. Namun tidak menutup kemungkinan ada juga karena ayah atau ibunya gemuk, lantas anaknya ikut-ikutan gemuk. Dan apa saja faktor-faktor Penyebab kegemukan yang lainya simak di bawah ini.

Faktor Penyebab Kegemukan

1. Faktor Kecenderungan

Bila ayahnya gemuk, kemungkinan anak menjadi gemuk 80%. Hal ini bukan faktor keturunan, melainan faktor kecenderungan  karena faktor keturunan itu pada dasarnya bersifat herediter.

Dengan demikian, anak yang kedua orang tuanya gemuk, dia tidak akan gemuk, bila dia bisa menjaga pola makanya. Sebaliknya, jika mereka makan berlebihan sedikit aja, maka dia akan menjadi gemuk akan lebih besar.

2. Faktor Pola Makan

Kegemukan itu pada ummnya disebabkan oleh pola makan yang salah. Di kota-kota besar, kecenderungan kegemukan akan menjadi lebih besar. Hal itu adanya berbagai makanan fas food dan kebiasaan serba praktis, pulang kerja, makan makanan langsung siap santap, dan biasanya mengandung kalori dan lemak cukup tinggi. Makanan seperti itu cepat sekali diapsorsi dan umumnya memberikan kalori yang berlebih. Kelebihan kalori itu akan ditimbum oleh lemak.

3. Kebiasaan Makan Sejak Kecil

Kecenderungan makan berlebih merupakan kebiasaan yang dipelajari anak sejak kkecil. Biasanya, bayi atau anak akan berhenti makan dengan sendirinya bila makanan sudah memenuhi kebutuhan tubuhnya, tetapi jika didesak terus untuk makan lebih banyak dari pada dibutuhkan oleh tubuhnya, lambung bisa melar lama kelamaan ukuran lambung menjadi tambah besar.

Orang bersangkutan akan tetap lapar walaupun kebutuhn tubuhnya akan gizi sudah terpenuhi. Kemungkinan anak ini akan tumbuh menjadi orang dewasa menjadi berat badan yang lebih atau kegemukan.

4. Kelainan Metabolik

Kegemukan bisa disebabkan oleh kelainan metabolik. Tidak heran bila orang mengambinghitamkan tiroid ketika bberat badan bertambah. Kelenjer kecil penghassilkan hormon tiroksin yang berada didepan batang tengorokin ini memperoduksi hormon-hormon yang mempercepat atau memperlambat lajunya metabolisme dan mengendalikan pembakaran yat makanan.

Ketika teroid kurang aktif ( kondisi yang disebut hipertirodisme) , lalu metabolisme menjadi lambat, zat makanan yang terbakar menjadi sedikit. Akibatnya, berat badan menjadi bertambah dan kemudian orang tersebut akan benar-benar mengalami kesulitan untuk mengurangi berat badanya atau lemak.

Pengertian Kriteria Kegemukan

Pengertian Kriteria Kegemukan

Pengertian Kriteria Kegemukan

Pengertian Kriteria Kegemukan banyak klasifikasinya. Namun pada prinsipnya, kegemukan merupakan tidak keseimbangan antara tinggi, berat badan serta umur seseorang.

Kegemukan dalam segi estetika lebih dalam lagi masalahnya, karena menyangkut imporprofisional jaringan lemak tubuh. Maksudnya walaupun tinggi dan berat badan sudah sesuai apabila proporsi lemaknya tidak baik, maka itupun dikategorikan gemuk, misalnya banyak timbunya lemak di bagian perut dan pingul.

Mengukur  kegemukan dari segi estetika menyakut tinggi, berat badan, ukuran lingkaran badan, lingkar perut, lingkar pingul, lingkar pingang, serta lingkar paha dan betis.

Jika Anda ingin mengetahui apakah Anda tergolong gemuk atau tidak, maka sebaiknya Anda ketahui dulu berat badan Anda. Menurut laporan organisasi kesehatan dunia berat badan normal tergantung pada tinggi, potongan tubuh, dan jenis kelamin.

Tabel Berat Badan Normal Bagi Wanita Berumur di Atas 25 Tahun

Tinggi 145-147 Ukuran Kecil 42-44 Ukuran Sedang 44-49 Ukuran Besar 47-54
Tinggi 148-150 Ukuran Kecil 43-46 Ukuran Sedang 44-50 Ukuran Besar 48-55
Tinggi 151-150 Ukuran Kecil 44-47 Ukuran Sedang 46-51 Ukuran Besar 47-54
Tinggi 153-147 Ukuran Kecil 42-44 Ukuran Sedang 44-49 Ukuran Besar 49-57
Tinggi 145-157 Ukuran Kecil 45-49 Ukuran Sedang 47-53 Ukuran Besar 51-58
Tinggi 156-157 Ukuran Kecil 46-50 Ukuran Sedang 49-54 Ukuran Besar 52-59
Tinggi 158-160 Ukuran Kecil 48-51 Ukuran Sedang 50-55 Ukuran Besar 54-61
Tinggi 161-163 Ukuran Kecil 49-53 Ukuran Sedang 51-57 Ukuran Besar 55-63
Tinggi 164-165 Ukuran Kecil 50-54 Ukuran Sedang 53-59 Ukuran Besar 57-64
Tinggi 166-168 Ukuran Kecil 52-56 Ukuran Sedang 54-61 Ukuran Besar 59-66
Tinggi 169-170 Ukuran Kecil 54-58 Ukuran Sedang 56-63 Ukuran Besar 60-68
Tinggi 171-173 Ukuran Kecil 55-59 Ukuran Sedang 58-65 Ukuran Besar 64-72
Tinggi 174-175 Ukuran Kecil 57-61 Ukuran Sedang 60-67 Ukuran Besar 64-72
Tinggi 176-178 Ukuran Kecil 59-64 Ukuran Sedang 62-68 Ukuran Besar 66-74
Tinggi 179-180 Ukuran Kecil 61-65 Ukuran Sedang 64-70 Ukuran Besar 68-76

Jika proposinya masih masuk dalam batas yang tercantum didalam tabel tersebut masih termasuk masih dalam batas normal. Bila tidak, maka bisa disebut kateria kegemukan.